Live|
VIVAVersi JafmoNewsPositif16 Mei 2026 pukul 15.32

Prabowo Tegaskan Tanggung Jawab atas Ketahanan Pangan

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bakal bertanggung jawab jika ada masyarakat di Indonesia yang kelaparan. Ia pamer capaian program swasembada pangan yang cepat.

Prabowo Tegaskan Tanggung Jawab atas Ketahanan Pangan

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa dirinya akan memikul tanggung jawab bila masih ada masyarakat Indonesia yang kelaparan. Pernyataan itu ia sampaikan saat meresmikan 1.061 operasional Koperasi Desa Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu, 16 Mei 2026.

Dalam sambutannya, Prabowo menyebut dirinya sebagai pihak yang telah disumpah untuk memimpin negara, sehingga tidak ingin ada pihak lain yang disalahkan jika persoalan pangan belum tertangani. Ia menekankan bahwa tanggung jawab utama atas kondisi bangsa berada di pundaknya sebagai kepala negara.

Prabowo juga menyinggung tugas yang pernah ia berikan kepada Menteri Pertanian Amran Sulaiman terkait target swasembada pangan. Menurutnya, ia semula meminta target tersebut dicapai dalam empat tahun, tetapi hasilnya bisa diwujudkan lebih cepat, yakni dalam satu tahun.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Amran dan timnya atas capaian itu. Prabowo mengatakan, dari pertemuan singkat dan beberapa pertanyaan yang ia ajukan, ia menilai Amran sebagai sosok yang memiliki pemikiran baik dan mampu menjalankan program yang ditugaskan kepadanya. Pernyataan tersebut sekaligus memperlihatkan penekanan Prabowo pada isu ketahanan pangan sebagai salah satu tanggung jawab utama pemerintah.

Sudut pandang lain

Pernyataan Prabowo menunjukkan bahwa isu pangan tetap menjadi agenda politik dan pemerintahan yang sangat sensitif, karena langsung berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat. Dengan menempatkan tanggung jawab secara pribadi, ia berupaya menegaskan kepemimpinan sekaligus memberi sinyal bahwa pemerintah akan diawasi dari sisi hasil, bukan hanya janji.

Dari sisi kebijakan, penekanan pada swasembada pangan dan apresiasi terhadap kinerja Kementerian Pertanian dapat dibaca sebagai upaya memperkuat kepercayaan publik terhadap program pangan nasional. Namun, keberhasilan jangka panjang tetap bergantung pada kesinambungan produksi, distribusi, dan daya beli masyarakat agar klaim ketahanan pangan benar-benar terasa di lapangan.

Lihat versi asli dari sumber

Nganjuk, VIVA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bakal bertanggung jawab jika ada masyarakat di Indonesia yang kelaparan . Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam acara peresmian 1.061 operasional Koperasi Desa Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur pada Sabtu, 16 Mei 2026.

"Saya yang disumpah, saya yang bertanggung jawab kalau bangsa ini lapar, saya yang tanggung jawab, tidak akan ada orang lain yang akan dihujat, tidak akan ada orang lain yang diminta pertanggungjawaban. Saya yang bertanggung jawab," kata Prabowo.

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Negara kemudian mengaku pernah memberikan tugas kepada Menteri Pertanian (Mentan) RI, Amran Sulaiman terkait swasembada pangan. Prabowo merasa bangga karena swasembada pangan bisa tercapai lebih cepat daripada waktu yang ditentukan.

"Saya beri tugas ke Menteri Pertanian dan semua timnya, saya minta swasembada dalam 4 tahun, mereka bisa hasilkan dalam satu tahun saudara-saudara sekalian," kata Prabowo.

Prabowo lantas memberikan apresiasi terhadap kinerja Mentan Amran yang bisa menjalankan program swasembada pangan dengan baik.

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya terima kasih, saya tidak tahu bagaimana saya bisa ketemu seorang kayak Andi Amran Sulaiman. Saya tidak pernah kenal beliau kebetulan saya ketemu, saya tanya dua tiga pertanyaan kebetulan, 'ah ini ini orang oke ini pemikirannya'," ucap dia.

Dirangkum dari VIVA · oleh Rahmat Fatahillah Ilham

Berita terkait