Live|
VIVAVersi JafmoNewsNetral10 Mei 2026 pukul 13.50

Leo Pictures Perkenalkan Deretan Film dan Series Tayang 2026

Industri film Indonesia kembali diramaikan dengan deretan project baru yang siap tayang sepanjang 2026. Rumah produksi Leo Pictures resmi memperkenalkan sejumlah film.

Leo Pictures Perkenalkan Deretan Film dan Series Tayang 2026

Leo Pictures memperkenalkan sejumlah film dan series terbaru yang dijadwalkan tayang sepanjang 2026 melalui acara Leo Pictures Showcase 2026 di Central Park Mall, Jakarta Barat. Dalam ajang ini, rumah produksi tersebut menampilkan arah cerita yang dinilai semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari, emosional, dan relevan dengan isu keluarga maupun sosial.

Sejumlah judul film yang diumumkan antara lain Jangan Buang Ibu, Tak Kusangka Aku Sekuat Ini, Bila Esok Ayah Tiada, Rumah Terakhir Kita, serta film horor Jaga Malam Pabrik Angker. Untuk kategori series, Leo Pictures memperkenalkan Bunga di Tepi Jurang yang akan hadir sebagai original series di Maxstream dan IQIYI. Ragam karya itu membawa tema yang luas, mulai dari hubungan keluarga, perjuangan perempuan, kehilangan, hingga horor yang berangkat dari situasi yang akrab dengan masyarakat.

Produser Leo Pictures, Agung Saputra, mengatakan bahwa karya-karya yang disiapkan tahun ini lahir dari pengalaman dan keresahan yang banyak dirasakan publik. Ia menegaskan bahwa film tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai medium untuk menyampaikan rasa, pengalaman hidup, dan hal-hal yang sulit diungkapkan secara langsung. Menurut dia, Leo Pictures ingin terus menghadirkan cerita yang bisa menyentuh penonton Indonesia.

Dari seluruh proyek yang diperkenalkan, Jangan Buang Ibu menjadi salah satu yang paling menarik perhatian karena mengangkat hubungan emosional antara orang tua dan anak. Sementara itu, Bunga di Tepi Jurang disorot karena menampilkan perjuangan perempuan dari berbagai latar kehidupan dengan pendekatan drama yang lebih personal dan realistis. Showcase tersebut berlangsung dalam suasana santai dan interaktif, dengan kehadiran para pemain, filmmaker, mitra, serta media yang melihat langsung proses kreatif di balik proyek-proyek terbaru itu.

Sudut pandang lain

Pengumuman deretan judul untuk 2026 menunjukkan strategi industri film yang makin menekankan kedekatan emosional dan isu keseharian. Pendekatan seperti ini biasanya dipilih untuk memperluas daya tarik penonton di tengah persaingan konten layar lebar dan platform digital yang semakin ketat.

Di sisi lain, kolaborasi dengan layanan streaming seperti Maxstream dan IQIYI memperlihatkan bahwa distribusi konten lokal kini tidak hanya bergantung pada bioskop. Bagi rumah produksi, kombinasi drama keluarga, isu perempuan, dan horor menjadi cara untuk menjangkau segmen penonton yang berbeda tanpa meninggalkan identitas cerita yang relevan secara sosial.

Lihat versi asli dari sumber

Jakarta, VIVA – Industri film Indonesia kembali diramaikan dengan deretan project baru yang siap tayang sepanjang 2026. Rumah produksi Leo Pictures resmi memperkenalkan sejumlah film dan series terbaru mereka lewat acara Leo Pictures Showcase 2026 yang digelar di Central Park Mall, Jakarta Barat.

Tak sekadar memperkenalkan jajaran judul baru, showcase ini juga menjadi gambaran arah cerita yang kini banyak diminati penonton Indonesia: dekat dengan realita kehidupan sehari-hari, penuh emosi, dan relevan dengan isu keluarga maupun sosial. Scroll untuk info lebih lanjut, yuk!

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beberapa film yang diperkenalkan antara lain Jangan Buang Ibu , Tak Kusangka Aku Sekuat Ini, Bila Esok Ayah Tiada, Rumah Terakhir Kita, hingga film horor Jaga Malam Pabrik Angker. Sementara untuk series, Leo Pictures memperkenalkan Bunga di Tepi Jurang yang akan tayang sebagai original series di Maxstream dan IQIYI.

Tema yang diangkat pun beragam, mulai dari hubungan keluarga, perjuangan perempuan, kehilangan, hingga kisah horor yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Produser Leo Pictures, Agung Saputra, mengatakan bahwa setiap karya yang dipersiapkan tahun ini lahir dari pengalaman dan keresahan yang banyak dirasakan masyarakat.

“Bagi kami, film bukan hanya hiburan. Film adalah cara untuk menyampaikan rasa, pengalaman hidup, dan hal-hal yang kadang sulit diucapkan secara langsung. Kami hanya ingin terus membuat cerita yang bisa dekat dengan hati penonton Indonesia,” ujar Agung Saputra, dalam keterangannya, dikutip Minggu 10 Mei 2026.

Salah satu project yang paling mencuri perhatian dalam showcase tersebut adalah film Jangan Buang Ibu. Drama keluarga ini mengangkat hubungan emosional antara orang tua dan anak, sebuah tema yang dinilai sangat dekat dengan kehidupan banyak orang saat ini.

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, series Bunga di Tepi Jurang juga menjadi sorotan karena menghadirkan kisah perjuangan perempuan dari berbagai latar kehidupan. Series tersebut disebut akan menyuguhkan drama emosional dengan sudut pandang yang lebih personal dan realistis.

Acara showcase sendiri berlangsung dalam suasana santai dan interaktif. Sejumlah pemain, filmmaker, partner, hingga media hadir untuk melihat langsung proses kreatif di balik project-project terbaru Leo Pictures.

Dirangkum dari VIVA · oleh Sumiyati

Berita terkait