Live|
OkezoneVersi JafmoNewsNegatif14 Mei 2026 pukul 09.23

Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2 Kilometer

Gunung Merapi di perbatasan DI Yogyakarta dan Jawa Tengah meluncurkan awan panas guguran sejauh 2 kilometer ke arah barat daya pada Kamis 14 5 2026 dini hari. Aktivitas tersebut teramati pada pukul 00.58 WIB.

Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2 Kilometer

Gunung Merapi kembali mengalami aktivitas erupsi berupa awan panas guguran pada Kamis, 14 Mei 2026, dini hari. Material panas itu teramati meluncur sejauh 2 kilometer ke arah barat daya dari puncak gunung yang berada di perbatasan DI Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Agus Budi Santoso, menyampaikan bahwa kejadian tersebut tercatat pada pukul 00.58 WIB. Awan panas guguran itu memiliki amplitudo maksimum 80 mm dengan durasi 153,15 detik. Arah luncurnya mengarah ke barat daya, tepatnya ke hulu Kali Boyong dan Kali Krasak, dengan estimasi jarak mencapai 2.000 meter.

Selain satu kali awan panas guguran, BPPTKG juga mencatat 35 kali guguran lava selama periode pengamatan pukul 00.00 hingga 06.00 WIB. Guguran lava terpantau bergerak ke barat daya, terutama ke hulu Kali Krasak dengan jarak luncur maksimum 2 kilometer, serta ke hulu Kali Sat/Putih sejauh 1,8 kilometer.

Secara visual, puncak Merapi terlihat jelas meski sesekali tertutup kabut 0-III. Asap kawah putih dengan intensitas tipis juga teramati dengan ketinggian sekitar 150 meter di atas puncak. Hingga laporan itu disampaikan, BPPTKG masih menetapkan status aktivitas Gunung Merapi pada Level III atau Siaga.

Sudut pandang lain

Aktivitas Merapi yang masih berada pada status Siaga menunjukkan bahwa potensi bahaya tetap perlu diwaspadai, terutama di wilayah aliran sungai yang menjadi jalur luncuran material vulkanik. Dalam situasi seperti ini, pemantauan intensif menjadi penting untuk mendukung peringatan dini dan kesiapsiagaan warga.

Dari sisi kebencanaan, laporan berkala BPPTKG membantu pemerintah daerah dan masyarakat memahami perkembangan aktivitas gunung secara cepat dan terukur. Informasi tentang arah luncuran, jarak guguran, dan status siaga menjadi dasar untuk pembatasan aktivitas di area rawan apabila kondisi meningkat.

Lihat versi asli dari sumber

JAKARTA - Gunung Merapi di perbatasan DI Yogyakarta dan Jawa Tengah meluncurkan awan panas guguran sejauh 2 kilometer ke arah barat daya pada Kamis (14/5/2026) dini hari. Aktivitas tersebut teramati pada pukul 00.58 WIB.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Agus Budi Santoso mengatakan, awan panas guguran tercatat memiliki amplitudo maksimum 80 mm dengan durasi 153,15 detik.

“Awan panas guguran mengarah ke barat daya, tepatnya ke hulu Kali Boyong dan Kali Krasak, dengan estimasi jarak luncur 2.000 meter,” kata Agus, Kamis.

Selain satu kali awan panas guguran, BPPTKG juga mencatat 35 kali guguran lava selama periode pengamatan pukul 00.00-06.00 WIB. Guguran lava teramati mengarah ke barat daya, terutama ke hulu Kali Krasak dengan jarak luncur maksimum 2 kilometer serta ke hulu Kali Sat/Putih sejauh 1,8 kilometer.

Secara visual, Gunung Merapi terlihat jelas hingga tertutup kabut 0-III. Asap kawah berwarna putih dengan intensitas tipis terpantau setinggi 150 meter di atas puncak kawah. BPPTKG menyebut tingkat aktivitas Gunung Merapi masih berada pada Level III atau Siaga.

© 2007 - 2026 Okezone.com, All Rights Reserved

Dirangkum dari Okezone · oleh https://www.facebook.com/OkezoneCom

Berita terkait