Live|
Detik.comVersi JafmoNewsNetral14 Mei 2026 pukul 09.29

Nancy Reagan Pernah Atur Jadwal Ronald Reagan dengan Astrolog

Akibat insiden berdarah ini, sang istri Nancy Reagan memakai jasa ahli astrologi atau zodiak untuk menentukan jadwal suaminya.

Nancy Reagan Pernah Atur Jadwal Ronald Reagan dengan Astrolog

Ibu negara Amerika Serikat saat itu, Nancy Reagan, disebut pernah meminta bantuan seorang ahli astrologi untuk menyusun jadwal kegiatan Presiden Ronald Reagan setelah suaminya ditembak pada 30 Maret 1981. Kisah itu muncul dalam biografi berjudul The Triumph of Nancy Reagan karya Karen Tumulty dan kembali mengangkat sisi tak lazim dari kehidupan Gedung Putih era Reagan.

Menurut buku tersebut, Nancy sangat terguncang setelah Ronald Reagan ditembak oleh John Hinckley Jr. Dalam kondisi emosional itu, ia menerima telepon dari sahabat lamanya di Hollywood, Merv Griffin, yang mengenalkan Joan Quigley, astrolog asal San Francisco. Griffin menyampaikan bahwa bagan bintang Quigley menandai 30 Maret sebagai hari berbahaya bagi Reagan. Informasi itu kemudian membuat Nancy percaya dan mulai menggunakan jasa Quigley secara diam-diam.

Selama sekitar tujuh tahun, Quigley bekerja secara rahasia untuk membantu menentukan hari baik dan hari buruk bagi perjalanan, agenda publik, hingga waktu yang dianggap tepat untuk pidato kenegaraan. Dalam praktiknya, Nancy kerap menghubungi Quigley pada akhir pekan saat keluarga Reagan berada di Camp David dan memberikan jadwal presiden untuk ditelaah. Langkah tersebut disebut sebagai pelanggaran aturan keamanan karena keputusan penjadwalan di lingkungan Gedung Putih melibatkan pihak luar yang tidak memiliki kewenangan resmi.

Biaya jasa Quigley dilaporkan mencapai sekitar 3.000 dolar AS per bulan. Ia diketahui berasal dari lingkungan Nob Hill di San Francisco, merupakan putri pemilik hotel setempat, telah menerbitkan dua buku tentang astrologi, dan kerap tampil dalam acara bincang-bincang yang dipandu Griffin. Menurut keterangan seorang ajudan, William Henkel, nasihat Quigley kadang melampaui urusan jadwal. Bahkan pada 1985, saat Mikhail Gorbachev naik ke tampuk kekuasaan di Uni Soviet, Nancy disebut meminta Quigley menyusun bagan kelahiran Gorbachev dan membandingkannya dengan bagan Reagan. Tagihan bulanan Quigley juga disebut dikirim melalui kode pos pribadi ke kediaman presiden. Kisah ini semula hanya beredar terbatas, namun kini menjadi perhatian publik setelah muncul dalam buku biografi dan kesaksian mantan orang dalam Gedung Putih.

Sudut pandang lain

Kasus ini memperlihatkan bagaimana tekanan politik dan rasa cemas dapat mendorong pengambilan keputusan yang tidak lazim di lingkar kekuasaan. Dalam konteks sejarah, penggunaan astrologi oleh lingkar terdekat presiden menimbulkan pertanyaan tentang batas antara keyakinan pribadi dan tata kelola negara, terutama saat menyangkut keamanan dan penjadwalan kepala negara.

Dari sudut pandang publik, pengungkapan ini juga menunjukkan bahwa praktik informal di belakang layar sering kali baru diketahui bertahun-tahun kemudian melalui biografi atau kesaksian mantan staf. Selain menjadi kisah personal Nancy Reagan, peristiwa ini mencerminkan bagaimana narasi seputar presiden Amerika kerap dipengaruhi oleh kombinasi trauma, kepercayaan pribadi, dan politik Gedung Putih.

Lihat versi asli dari sumber

Presiden Amerika Serikat (AS) ke-40, Ronald Reagan pernah ditembak hingga bersimbah darah. Akibat insiden berdarah ini, sang istri Nancy Reagan memakai jasa ahli astrologi atau zodiak untuk menentukan jadwal suaminya.

Dilansir New York Post , cerita soal ahli astrologi dalam kegiatan Reagan terungkap dalam buku biografi berjudul 'The Triumph of Nancy Reagan' yang ditulis oleh Karen Tumulty.

Semua bermula setelah peluru menembus tubuh Presiden Ronald Reagan pada 30 Maret 1981. Ronald Reagan ditembak oleh pria bernama John Hinckley Jr.

Nancy begitu terpukul dengan insiden ini. Dalam kondisi seperti itu, ia menerima telepon dari teman lamanya di Hollywood, Merv Griffin.

Merv memberi tahu ibu negara bahwa ada ahli astrologi dari San Francisco bernama Joan Quigley yang menggambar bagan bintang. Bagan itu menunjukkan bahwa tanggal 30 Maret sebagai hari yang berbahaya bagi Ronald Reagan.

Cerita dari Merv ini akhirnya yang meyakinkan Nancy untuk memakai jasa ahli zodiak. Selama tujuh tahun, Nancy sengaja mempekerjakan Joan Quigley secara rahasia untuk Gedung Putih selama tujuh tahun untuk memberi pertimbangan dalam penyusunan jadwal aktivitas publik Ronald Reagan.

Setelah percakapan telepon mereka, Quigley setuju untuk memberikan ramalan rutin kepada ibu negara tentang masa depan suaminya. Berdasarkan cerita buku itu, biayanya sekitar $3.000 per bulan.

Adapun Quigley berasal dari lingkungan eksklusif Nob Hill di San Francisco. Dia adalah putri dari seorang pemilik hotel setempat. Ia telah menerbitkan dua buku tentang astrologi dan sering menjadi tamu di acara bincang-bincang TV Griffin.

Pelanggaran Aturan Keamanan

Quigley pun menjalankan 'tugasnya' sebagai ahli zodiak untuk Reagan. Biasanya Quigley mengobrol dengan Nancy di akhir pekan saat keluarga Reagan tengah bersantai di Camp David.

Keduanya berbicara di akhir pekan, ketika keluarga Reagan biasanya bersantai di Camp David. Nancy memberikan jadwal yang diusulkan presiden kepada Quigley. Tentu, ini adalah pelanggaran aturan keamanan di Gedung Putih. Ahli zodiak itu menentukan hari-hari baik dan buruk untuk perjalanan dan acara publik.

Tapi, perlahan-lahan ia juga memberikan pendapatnya tentang masalah politik, seperti tanggal paling baik untuk pidato kenegaraan.

Cerita Ajudan Presiden

Seorang ajudan salah satu ajudan presiden, William Henkel, mengatakan bahwa nasihat Quigley terkadang melampaui penyusunan jadwal.

Pada tahun 1985, ketika Mikhail Gorbachev naik ke tampuk kekuasaan di Uni Soviet, Nancy meminta Quigley untuk membuat bagan kelahiran Gorbachev dan membandingkannya dengan bagan Reagan.

Quigley juga disebut menghitung tagihan bulanan dan mengirimkannya kepada Nancy melalui kode pos pribadi. Surat tagihan itu langsung dikirim ke alamat kediaman presiden.

Cerita soal pemakaian jasa ahli zodiak ini sempat menjadi rahasia atau sekadar informasi di kalangan tertentu aja. Kini, usai terbitnya buku biografi Nancy dan pengakuan orang-orang gedung putih, cerita unik ini telah tersebar ke publik.

Dirangkum dari Detik.com · oleh https://www.facebook.com/detikcom

Berita terkait