Live|
Kompas.comVersi JafmoNewsNetral13 Mei 2026 pukul 22.44

Persib dan Borneo FC Sama-sama Kejar Gelar di Dua Laga Terakhir

Jadwal Persib dan Borneo FC dalam pertarungan di trek juara Super League 2025-2026. Siapa yang angkat trofi akhir musim?

Persib dan Borneo FC Sama-sama Kejar Gelar di Dua Laga Terakhir

Persaingan juara Super League 2025-2026 masih terbuka hingga dua pertandingan terakhir. Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda sama-sama mengoleksi 75 poin, namun Persib berhak berada di puncak klasemen karena unggul head to head atas Borneo FC dalam dua pertemuan musim ini.

Di sisa kompetisi, Persib akan menghadapi PSM Makassar dan Persijap Jepara. Sementara itu, Borneo FC dijadwalkan berduel melawan Persijap Jepara dan Malut United. Dengan jarak poin yang tipis dan dua laga penentu, Persib asuhan Bojan Hodak tidak boleh tergelincir jika ingin mempertahankan posisi teratas dari kejaran tim asuhan Fabio Lefundes.

Secara skenario, Persib hanya perlu memenangkan dua laga tersisa untuk mengunci gelar juara tanpa bergantung pada hasil pertandingan Borneo FC. Gelandang Persib, Dedi Kusnandar, mengakui ada kekhawatiran disalip di fase akhir musim, tetapi ia menegaskan timnya sebaiknya tidak berharap pada hasil buruk rival. Menurutnya, fokus utama tetap pada kerja tim sendiri dan menyelesaikan setiap pertandingan satu per satu.

Dari sisi internal tim, manajemen juga meminta pemain tidak terjebak euforia sebelum trofi benar-benar dipastikan. Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Umuh Muchtar, mengingatkan agar skuad tetap waspada karena laga kontra PSM Makassar dinilai tidak mudah. Ia menilai Persib harus berhati-hati agar target gelar, termasuk peluang meraih juara beruntun, tidak meleset di tikungan terakhir.

Umuh juga menyatakan telah menyiapkan bonus bagi para pemain jika Persib berhasil menutup musim dengan trofi juara. Harapannya, insentif tersebut dapat menjaga semangat dan kekompakan tim dalam dua pertandingan penentu yang akan sangat menentukan arah perebutan takhta musim ini.

Sudut pandang lain

Persaingan di papan atas menunjukkan pentingnya konsistensi di fase akhir musim, ketika tekanan psikologis biasanya lebih besar dibandingkan aspek teknis. Dalam situasi seperti ini, tim yang mampu menjaga fokus dan mengelola ekspektasi cenderung lebih diuntungkan daripada yang terlalu cepat merayakan peluang juara.

Dari sudut pandang kompetisi, keunggulan head to head memberi nilai strategis bagi Persib, tetapi keunggulan itu tetap bisa hilang bila hasil dua laga terakhir tidak maksimal. Karena itu, duel penentuan bukan hanya soal kualitas permainan, melainkan juga kesiapan mental, pengelolaan emosi, dan kemampuan menghadapi laga berintensitas tinggi.

Lihat versi asli dari sumber

Super League 2025-2026 menyisakan dua pertandingan sisa. Gelar juara masih diperebutkan Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda.

Persib dan Borneo FC kini sama-sama mengemas 75 poin. Namun, Persib berhak menempati peringkat pertama lantaran punya keunggulan head to head dalam dua pertemuan melawan Borneo FC musim ini.

Jadwal Persib dalam dua pekan sisa memuat laga melawan PSM Makassar dan Persijap Jepara.

Sementara jadwal Borneo FC diisi duel kontra Persijap dan Malut United.

Persib asuhan Bojan Hodak tak boleh terpeleset jika posisinya tak mau dikudeta oleh Borneo FC arahan Fabio Lefundes.

Skenario Persib Juara

Persib hanya perlu menyapu bersih dua laga sisa dengan kemenangan untuk menyegel gelar juara, tanpa perlu melirik hasil laga Borneo FC.

Gelandang Persib, Dedi Kusnandar , tak memungkiri dirinya khawatir disalip Pesut Etam di tikungan terakhir.

Namun, pikiran positifnya berkata bahwa tak ada gunanya mengharapkan tim lain tersandung. Ia lebih memilih fokus pada laga demi laga di depan.

“Kita tahu Borneo, kami tidak usah mengharapkan tim lain bisa mengalahkan Borneo tapi balik lagi kepada kami sendiri. Lebih baik kami berharap sama diri sendiri, kami fight , fokus sama tim sendiri,” ujarnya.

“Jadi saya kira fokus sama tim Persib sendiri. Jadi berharap jangan berharap sama tim lain untuk bisa mengalahkan tim rival,” sebutnya.

Tak Boleh Euforia Berlebihan Sebelum Juara

Bos Persib Umuh Muchtar mengingatkan pemainnya agar tak larut dalam euforia berlebihan sebelum memastikan juara.

Maung Bandung dituntut terus fokus dan berhati-hati akan bahaya di depan yang bisa bikin mereka gagal hattrick juara.

“Makanya semua jangan euforia dulu. Tunggu ya, yang sekarang yang diperhitungkan. Kalau dengan Makassar sekarang menang, ya mungkin ada beberapa persen lagi untuk juara,” kata Umuh.

“Nah, ini yang berat yang sekarang dengan Makassar diperhitungkan berat karena kita perjalanan di daratnya ini. Jadi kita jangan sesumbar dulu,” kata sosok yang menjabat Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat ini.

Umuh menyiapkan bonus besar untuk para pemain jika mampu membawa Persib juara di akhir musim nanti.

“Insya Allah semua tetap akan kompak, akan semangat. Saya terus terang saja sudah bilang, pemain nanti saya kasih ini (bonus),” janji Umuh.

Dirangkum dari Kompas.com · oleh Kompas Cyber Media

Berita terkait