Live|
VIVAVersi JafmoNewsNegatif13 Mei 2026 pukul 13.15

Kurniawan Dwi Yulianto Minta Maaf Usai Timnas U-17 Tersingkir

Kurniawan Dwi Yulianto meminta maaf kepada masyarakat Indonesia setelah Timnas Indonesia U-17 tersingkir di fase grup Piala Asia U-17 2026. Indonesia dikalahkan Jepang

Kurniawan Dwi Yulianto Minta Maaf Usai Timnas U-17 Tersingkir

Kurniawan Dwi Yulianto menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Indonesia setelah Timnas Indonesia U-17 tersingkir di fase grup Piala Asia U-17 2026. Kekalahan 1-3 dari Jepang pada laga terakhir Grup B di King Abdullah Sport City Training Stadium, Jeddah, Arab Saudi, Selasa malam WIB, memastikan Garuda Muda finis di posisi juru kunci grup dengan tiga poin.

Hasil tersebut sekaligus mengakhiri harapan Indonesia untuk tampil lagi di Piala Dunia U-17 pada tahun ini. Indonesia sebenarnya mengoleksi poin yang sama dengan China dan Qatar, namun kalah dalam produktivitas gol, sementara Jepang memimpin klasemen dengan sembilan poin. Kegagalan ini membuat Indonesia tidak mampu mengulangi pencapaian tahun lalu saat lolos ke Piala Dunia U-17 melalui jalur Piala Asia di bawah arahan Nova Arianto.

Dalam keterangannya, Kurniawan menegaskan bahwa ia bertanggung jawab penuh atas hasil yang diraih tim. Ia menyampaikan apresiasi kepada para staf yang bekerja di belakang layar dan para pemain yang sudah berjuang sepanjang turnamen. Menurutnya, sebagai pelatih kepala sekaligus penanggung jawab tim, ia patut menanggung kegagalan untuk mengulang sukses yang pernah diraih skuad sebelumnya.

Ini menjadi kegagalan kedua Kurniawan dalam waktu berdekatan. Sebelumnya, saat menukangi Timnas Indonesia U-17 pada Piala AFF U-17 2026 yang digelar di Indonesia, hasil tim juga belum memuaskan. Anak asuhnya hanya mencatat satu kemenangan atas Timor Leste, kalah dari Malaysia, dan imbang melawan Vietnam, sebelum akhirnya finis di peringkat ketiga Grup A dengan empat poin dan gagal melaju ke semifinal.

Sudut pandang lain

Dua kegagalan beruntun dalam turnamen kelompok usia menunjukkan tantangan pembinaan dan konsistensi performa di level U-17. Meski hasil akhir menjadi sorotan, evaluasi biasanya tidak hanya menyangkut pelatih, tetapi juga proses seleksi, kesiapan mental pemain, dan kesinambungan program pembinaan.

Dari sisi olahraga nasional, tersingkirnya Indonesia lebih awal di Piala Asia U-17 juga berarti hilangnya kesempatan memperkuat pengalaman internasional pemain muda. Momentum ini bisa menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki pengembangan tim usia muda agar target lolos ke turnamen besar tidak hanya bergantung pada hasil satu edisi kompetisi.

Lihat versi asli dari sumber

VIVA – Kurniawan Dwi Yulianto meminta maaf kepada masyarakat Indonesia setelah Timnas Indonesia U-17 tersingkir di fase grup Piala Asia U-17 2026.

Indonesia dikalahkan Jepang pada laga terakhir Grup B. Bertanding di King Abdullah Sport City Training Stadium, Jeddah, Arab Saudi, Selasa 12 Mei 2026 malam WIB, Garuda Muda disikat 1-3. Hasil ini membuat Indonesia menjadi juru kunci Grup B dengan 3 poin. Mathew Baker dkk finis di bawah Jepang (9) dan China serta Qatar, yang juga mengemas 3 poin namun unggul produktivitas gol.

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kegagalan ini sekaligus mengubur mimpi Indonesia bermain di Piala Dunia U-17 lagi tahun ini. Mereka gagal mengulang sukses tahun lalu, yang lolos lewat jalur Piala Asia di bawah arahan Nova Arianto.

"Atas nama pribadi dan juga sebagai head coach, penanggung jawab di tim ini, saya mohon maaf atas kegagalan ini. Tapi saya tetap berterima kasih kepada semua staf yang ada di belakang tim, dan juga terima kasih atas kerja keras para pemain," katanya.

"Dan sebagai head coach tentunya saya akan bertanggung jawab penuh atas kegagalan untuk mengulang sukses timnya yang tahun lalu," katanya. Di sisi lain, ini merupakan kegagalan kedua Kurniawan dalam waktu berdekatan. Sebelumnya, ketika menjadi tuan rumah Piala AFF U-17 2026, Timnas Indonesia U-17 juga mengukir hasil yang kurang impresif.

Ketika itu, anak asuh Kurniawan Dwi Yulianto gagal bersaing untuk lolos ke semifinal karena mengukir satu kemenangan atas Timor Leste (4-0), tumbang dari Malaysia (0-1), dan ditahan imbang Vietnam (0-0).

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan hasil ini, Garuda Muda finis di peringkat ketiga klasemen Grup A Piala AFF U-17 2026 dengan empat poin. Putu Ekayana dan kawan-kawan harus mengakhiri persaingan lebih cepat karena gagal melaju ke babak empat besar.

Dirangkum dari VIVA · oleh Robbi Yanto

Berita terkait