Live|
Kompas.comVersi JafmoNewsPositif10 Mei 2026 pukul 21.41

Warga Sambut CFD Rasuna Said sebagai Opsi Baru

Warga mendukung CFD di Rasuna Said. Mereka berharap lokasi baru ini bisa jadi alternatif selain Sudirman-Thamrin.

Warga Sambut CFD Rasuna Said sebagai Opsi Baru

Pelaksanaan perdana car free day (CFD) di Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, pada Minggu (10/5/2026) mendapat sambutan positif dari warga. Sejumlah pengunjung menilai kegiatan itu layak digelar rutin karena memberi pilihan baru selain CFD di kawasan Sudirman-Thamrin yang selama ini menjadi titik utama aktivitas warga pada akhir pekan.

Nini (47), warga Tangerang Selatan, mengatakan hadirnya lokasi CFD baru membuat masyarakat memiliki alternatif lain untuk berolahraga dan berjalan santai di Jakarta. Menurut dia, CFD di kawasan Bundaran HI sudah berlangsung cukup lama sehingga pembukaan rute baru tidak menjadi persoalan. Ia menilai keberadaan tempat baru justru memberi suasana berbeda bagi pengunjung.

Pandangan serupa disampaikan Ben (30), yang menyebut CFD Rasuna Said bisa menjadi pilihan bagi warga yang sudah jenuh dengan keramaian di Sudirman-Thamrin. Ia menilai tidak semua orang selalu ingin datang ke lokasi yang sama setiap pekan. Sementara itu, Faisal (25) melihat CFD di Rasuna Said memberi ruang lebih leluasa bagi warga yang benar-benar ingin berolahraga, termasuk bersepeda, karena kondisi jalan dinilai tidak seramai kawasan Sudirman-Thamrin.

Faisal mengakui ruas Jalan Rasuna Said memang tidak seluas kawasan Sudirman-Thamrin. Meski demikian, ia menilai kehadiran lokasi CFD baru dapat membantu mengurangi penumpukan massa di satu titik. Dengan begitu, warga yang ingin menikmati hari bebas kendaraan bermotor tetap punya pilihan tempat yang lebih beragam dan tidak terpusat hanya di satu kawasan.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyampaikan bahwa Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau car free day di Jalan H.R. Rasuna Said akan diberlakukan secara efektif mulai 1 Juni 2026. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan pelaksanaannya dimulai pukul 05.30 WIB, sama seperti CFD di Sudirman-Thamrin. Ia menyebut kebijakan ini diambil karena tingginya permintaan masyarakat terhadap lokasi baru CFD di Jakarta, sekaligus melihat antusiasme warga yang cukup besar pada pelaksanaan perdana di kawasan tersebut.

Sudut pandang lain

Pembukaan lokasi CFD baru di Rasuna Said menunjukkan upaya pemerataan ruang publik di Jakarta, agar kegiatan olahraga dan rekreasi tidak menumpuk di satu kawasan saja. Jika berjalan konsisten, kebijakan ini berpotensi mengurangi kepadatan di Sudirman-Thamrin sekaligus memperluas akses warga dari berbagai wilayah.

Dari sisi tata kota, langkah ini juga dapat menjadi uji coba penting bagi pemerintah daerah dalam mengelola mobilitas akhir pekan, menyeimbangkan kebutuhan warga untuk beraktivitas dengan pengaturan lalu lintas di ruas jalan utama. Respons positif masyarakat pada hari pertama menjadi indikator awal bahwa kebijakan tersebut punya peluang diterima luas.

Lihat versi asli dari sumber

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah warga yang menghadiri pelaksanaan perdana car free day (CFD) di Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, pada Minggu (10/5/2026), menyatakan dukungannya agar kegiatan tersebut terus digelar secara rutin.

Nini (47), warga Tangerang Selatan, mengaku senang dengan hadirnya lokasi CFD baru di Jakarta karena bisa menjadi alternatif lain selain CFD di wilayah Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat.

"CFD di HI udah lumayan lama jadi mungkin coba lokasi baru enggak ada salahnya," tuturnya saat ditemui Kompas.com di CFD Rasuna Said , Minggu.

Warga lainnya, Ben (30), menilai keberadaan lokasi CFD baru bisa menjadi alternatif bagi warga sudah bosan dengan CFD di Jalan Sudirman-Thamrin.

"Ya kan ada juga yang udah males ke CFD di Bunderan HI. Soalnya juga ada yang merasa bosan kan," ungkapnya kepada Kompas.com .

Sementara itu, Faisal (25) menilai CFD di Rasuna Said membuat warga yang benar-benar ingin berolahraga menjadi lebih leluasa bergerak karena kondisinya tidak begitu ramai.

"Di sana (Sudirman-Thamrin) kadang penuh banget juga jadi kalau ada orang mau sepedaan jadi agak sulit," ungkapnya kepada Kompas.com .

Meski begitu, ia mengakui bahwa ruas Jalan Rasuna Said tidak sebesar ruas Jalan Sudirman-Thamrin.

Namun, adanya lokasi CFD yang berbeda dapat mengurangi penumpukan massa di satu titik.

"Emang sih di sini (CFD Rasuna Said) enggak seluas CFD di HI. Tapi seenggaknya orang jadi engga cuma kekumpul di satu lokasi aja," imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memberlakukan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) di Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, secara efektif mulai 1 Juni 2026.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, pelaksanaan CFD di kawasan tersebut akan dimulai pukul 05.30 WIB, sama seperti CFD di kawasan Sudirman-Thamrin.

“Dan tadi teman-teman pasti juga sempat melihat bahwa suasana car free day yang kita adakan di tempat ini, yang dimulai dari jam 05.30 sama dengan di Sudirman-Thamrin, nantinya secara efektif akan kami lakukan per 1 Juni,” kata Pramono saat menghadiri pencanangan HUT ke-499 Jakarta di kawasan CFD Rasuna Said, Minggu (10/5/2026).

Pramono mengungkapkan, pelaksanaan CFD di Rasuna Said dilakukan karena tingginya permintaan masyarakat terhadap lokasi baru car free day di Jakarta.

Ia mengaku terkejut melihat antusiasme warga pada hari pertama pelaksanaan CFD di wilayah tersebut.

“Kenapa ini diadakan? Karena memang permintaan publik yang luar biasa dan tadi saya juga surprise , kaget, baru hari pertama untuk car free day ternyata dari pagi, kebetulan saya tadi juga sudah jalan kaki, berjalan dengan baik dan masyarakat sangat antusias,” ujarnya.

Dirangkum dari Kompas.com · oleh Kompas Cyber Media

Berita terkait