DKI Jakarta dan Milan kembangkan seni publik bersama
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memperkuat langkah menuju kota global melalui kolaborasi budaya internasional salah satunya dalam menciptakan ...

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjalin kolaborasi budaya internasional dengan Kota Milan, Italia, untuk mengembangkan seni publik sebagai bagian dari upaya memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global. Kerja sama ini diwujudkan melalui Leadership Exchange Programme Jakarta–Milan yang menempatkan seni dan budaya sebagai sarana aktivasi ruang kota serta ruang dialog antarkomunitas.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengatakan Jakarta ingin menghadirkan ruang publik yang hidup melalui seni dan budaya, sekaligus membuka kesempatan kolaborasi kreatif bagi masyarakat dan seniman. Menurut dia, kota global tidak cukup diukur dari gedung tinggi dan infrastruktur modern, tetapi juga dari tersedianya ruang bagi warga untuk berekspresi, berinteraksi, dan merasa bangga terhadap identitas kotanya.
Leadership Exchange Programme merupakan bagian dari jejaring World Cities Culture Forum yang bertujuan mendorong pertukaran pengetahuan dan penguatan kebijakan budaya antarkota dunia. Tahun ini, Jakarta menjadi salah satu dari 19 kota yang terpilih dengan mengusung tema Public Art and Co-Creation. Melalui tema tersebut, Jakarta dan Milan mendorong pengembangan seni publik berbasis komunitas dengan melibatkan pemerintah, institusi budaya, komunitas kreatif, seniman, dan masyarakat.
Kegiatan pertukaran itu berlangsung di Museo delle Culture atau MUDEC, Milan, pada 9–16 Mei 2026. Dalam agenda tersebut, delegasi Jakarta mempelajari praktik baik Kota Milan dalam pengelolaan museum, seni publik, dan aktivasi ruang kota yang menjadikan budaya bagian dari kehidupan sehari-hari warga. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga membuka peluang pengembangan proyek instalasi seni publik di Jakarta yang melibatkan seniman lokal bersama mitra dan praktisi budaya dari Milan.
Rangkaian lanjutan program ini dijadwalkan hadir di Jakarta pada 18–24 Juli 2026, saat seniman dan praktisi budaya dari Milan akan mengikuti lokakarya, pertukaran pengetahuan, dan pengembangan karya instalasi seni publik bersama seniman Jakarta. Pemprov DKI menilai seni publik bukan hanya unsur estetika, melainkan bagian penting untuk membangun interaksi sosial, memperkuat identitas budaya, meningkatkan daya tarik wisata, dan mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif. Dalam kesempatan yang sama, Rano juga berdiskusi dengan Isabella Valentini dari World Cities Culture Forum mengenai penguatan kolaborasi budaya dan kerja sama kota kreatif lintas jejaring kota dunia.
Sudut pandang lain
Kolaborasi Jakarta dan Milan menunjukkan bahwa kebijakan budaya kini semakin dipandang sebagai instrumen pembangunan kota, bukan sekadar urusan kesenian. Dengan melibatkan seniman, komunitas, dan institusi budaya, program semacam ini berpotensi memperkaya ruang publik sekaligus memperkuat partisipasi warga.
Dari sisi kebijakan perkotaan, inisiatif seni publik juga dapat memberi dampak lanjutan pada pariwisata dan ekonomi kreatif. Jika proyek yang direncanakan berjalan konsisten, Jakarta berpeluang membangun citra kota yang modern, inklusif, dan memiliki identitas lokal yang kuat di tengah persaingan kota-kota global.
Lihat versi asli dari sumber
Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memperkuat langkah menuju kota global melalui kolaborasi budaya internasional salah satunya dalam menciptakan seni publik bersama Kota Milan, Italia yang diwujudkan dalam Leadership Exchange Programme Jakarta–Milan. “Jakarta ingin menghadirkan ruang publik yang hidup melalui seni dan budaya, sekaligus membuka ruang kolaborasi kreatif bagi masyarakat dan seniman Jakarta," kata Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Kamis. Leadership Exchange Programme merupakan program pertukaran antarkota dunia dalam jejaring World Cities Culture Forum yang bertujuan mendorong pembelajaran langsung dan penguatan implementasi kebijakan budaya antarkota global.
Tahun ini, Jakarta menjadi salah satu dari 19 kota dunia yang terpilih dalam program tersebut dengan mengangkat tema “Public Art and Co-Creation”. Melalui tema tersebut, Jakarta dan Milan mendorong pengembangan seni publik berbasis komunitas melalui kolaborasi antara pemerintah, institusi budaya, komunitas kreatif, seniman, dan masyarakat. Pelaksanaan Leadership Exchange Programme Jakarta–Milan berlangsung di Museo delle Culture atau MUDEC, Milan, pada 9–16 Mei 2026. Program ini menjadi ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara Jakarta dan Milan dalam pengembangan kebijakan budaya, seni publik, serta aktivasi ruang kota. Dalam kegiatan tersebut, delegasi Jakarta mempelajari berbagai praktik baik Kota Milan dalam pengelolaan museum, seni publik, serta aktivasi ruang kota yang menjadikan budaya sebagai bagian hidup dari keseharian masyarakat. Rano menyampaikan, Jakarta ingin belajar dari kota-kota dunia yang berhasil menjadikan seni dan budaya sebagai bagian penting dalam kehidupan kota. "Kota global bukan hanya soal gedung tinggi dan infrastruktur modern, tetapi juga tentang bagaimana masyarakatnya memiliki ruang untuk berekspresi, berinteraksi, dan merasa bangga terhadap identitas kotanya,” kata dia. Boyong seniman Milan ke Jakarta Selain pertukaran pengetahuan dan pengalaman antarkota, Leadership Exchange Programme juga membuka peluang pengembangan proyek instalasi seni publik di Jakarta. Proyek tersebut direncanakan melibatkan seniman lokal Jakarta bersama mitra dan praktisi budaya dari Milan sehingga karya yang dihasilkan lahir dari proses kolaborasi, dialog, dan pertukaran gagasan antarkomunitas. Ke depan, seniman dan praktisi budaya dari Milan direncanakan hadir di Jakarta dalam rangkaian Leadership Exchange Programme Jakarta pada 18–24 Juli 2026. Kehadiran mereka akan diisi dengan kegiatan lokakarya, pertukaran pengetahuan, serta pengembangan karya instalasi seni publik bersama seniman Jakarta. Pemprov DKI Jakarta memandang seni publik bukan sekadar elemen estetika kota, melainkan bagian penting dalam membangun ruang interaksi masyarakat, memperkuat identitas budaya kota, meningkatkan daya tarik wisata, serta mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif Jakarta. Kehadiran karya seni di ruang publik diyakini dapat membuat kota terasa lebih hidup, humanis, dan dekat dengan warganya. Dalam kesempatan tersebut, Rano juga melakukan diskusi strategis bersama Isabella Valentini dari World Cities Culture Forum terkait penguatan kolaborasi budaya dan peluang pengembangan kerja sama kota kreatif antara Jakarta dan jejaring kota dunia. Kolaborasi ini diharapkan mampu menghadirkan ruang publik Jakarta yang lebih inklusif, kreatif, dan merepresentasikan identitas Jakarta sebagai kota global yang modern, namun tetap berakar kuat pada karakter serta budaya lokalnya
Pewarta: Lia Wanadriani Santosa Editor: Siti Zulaikha Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Berita terkait

Produk kreatif Jakarta akan dipamerkan di Milan
Beragam produk ekonomi kreatif Jakarta akan dipamerkan di Galeri ITPC Milan pada 1-30 Juni 2026 sebagai bagian dari rangkaian menuju HUT Ke-499 Kota Jakarta.
CFD Rasuna Said Ditiadakan Sehari, Digelar Lagi Juni 2026
Pemprov DKI Jakarta meniadakan sementara pelaksanaan hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) di Jalan Rasuna Said pada Minggu, 17 Mei 2026.

CFD Rasuna Said dihentikan sementara, kembali Juni 2026
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meniadakan sementara pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Jalan HR Rasuna ...

CFD Rasuna Said Dihentikan Sementara hingga Juni
Kegiatan CFD di Jalan Rasuna Said akan kembali digelar mulai Juni 2026 setelah sejumlah hasil evaluasi lapangan ditindaklanjuti.

Kementerian Ekonomi Kreatif dorong eksposur industri kreatif lewat kunjungan Sung Kang
Kementerian Ekonomi Kreatif memfasilitasi aktor Sung Kang, yang dikenal dengan perannya dalam film "Fast & Furious", menjalani kegiatan Night ...

Tema dan Logo HUT ke-499 Jakarta Usung Semangat Era Baru
Pemprov DKI Jakarta luncurkan tema dan logo HUT ke-499. Mengusung semangat transisi menuju era baru, logo mencerminkan optimisme dan kolaborasi masyarakat.