Live|
Detik.comVersi JafmoNewsNegatif10 Mei 2026 pukul 20.34

Mahasiswa ITB Dilaporkan Hilang Saat Turun dari Gunung Puntang

Mahasiswa ITB Arief Wibisono hilang saat mendaki Gunung Puntang. Tim SAR gabungan dikerahkan untuk mencari, namun hingga kini belum ditemukan.

Mahasiswa ITB Dilaporkan Hilang Saat Turun dari Gunung Puntang

Seorang mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) dilaporkan belum kembali setelah terpisah dari dua rekannya saat menuruni jalur pendakian Gunung Puntang, Bandung, Jawa Barat. Hingga laporan diterima, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian di lokasi dengan kondisi cuaca berawan.

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, mengatakan pihaknya segera mengerahkan tim rescue setelah mendapat laporan mengenai pendaki yang tersesat di jalur pendakian Gunung Puntang via Pasir Kuda, Desa Mekarjaya, Kecamatan Arjasari. Tim SAR kemudian diberangkatkan untuk melakukan asesmen sekaligus membantu pencarian bersama unsur gabungan yang lebih dulu berada di area tersebut.

Menurut keterangan Ade, rombongan pendaki berjumlah tiga orang dan mulai mendaki sekitar pukul 07.45 WIB menuju Puncak Mega. Mereka tiba di tujuan sekitar pukul 12.00 WIB dan beristirahat selama kurang lebih satu jam sebelum memutuskan turun kembali menuju basecamp Gunung Puntang. Dalam perjalanan turun, korban berjalan lebih dahulu dan meninggalkan dua rekannya.

Ketika dua pendaki lainnya tiba di basecamp sekitar pukul 16.00 WIB, korban belum juga muncul. Pencarian mandiri bersama ranger basecamp telah dilakukan pada Sabtu hingga pukul 22.00 WIB, namun hasilnya belum membuahkan temuan. Setelah itu, laporan diteruskan kepada Kantor SAR Bandung untuk penanganan lebih lanjut.

Operasi pencarian saat ini melibatkan Kantor SAR Bandung, Brimob, dan Tim Ranger Pasir Kuda. Sejumlah perlengkapan seperti alat mountaineering, komunikasi, medis, dan kendaraan rescue turut dikerahkan untuk mendukung pencarian di medan pendakian.

Sudut pandang lain

Kasus pendaki yang terpisah dari rombongan kembali menegaskan pentingnya disiplin pendakian, terutama saat turun dari gunung ketika risiko tersesat kerap meningkat. Kondisi medan, jarak pandang, dan kelelahan fisik sering menjadi faktor yang membuat pendaki kehilangan orientasi.

Dari sisi penanganan, keterlibatan SAR, aparat, dan petugas setempat menunjukkan bahwa prosedur pencarian di kawasan pegunungan mengandalkan koordinasi cepat antara relawan dan unsur resmi. Penguatan komunikasi kelompok, pelacakan rute, serta pembatasan pendakian saat cuaca kurang mendukung menjadi langkah pencegahan yang relevan.

Lihat versi asli dari sumber

Dilansir Antara , Minggu (10/5/2026), Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana mengatakan pihaknya langsung mengerahkan tim usai menerima laporan terkait pendaki tersesat di jalur pendakian Gunung Puntang via Pasir Kuda, Desa Mekarjaya, Kecamatan Arjasari.

"Tim rescue Kantor SAR Bandung diberangkatkan untuk melaksanakan asesmen dan pencarian bersama unsur SAR gabungan yang telah berada di lokasi," kata Ade.

Ade menjelaskan rombongan pendaki diketahui berjumlah tiga orang dengan memulai pendakian sekitar pukul 07.45 WIB menuju Puncak Mega dan tiba pada pukul 12.00 WIB. Setelah beristirahat sekitar satu jam, rombongan memutuskan turun menuju basecamp Gunung Puntang.

Namun saat perjalanan turun, korban berjalan lebih dahulu meninggalkan dua rekannya. Ketika kedua rekannya tiba di basecamp sekitar pukul 16.00 WIB, korban belum kembali.

"Pencarian mandiri bersama ranger basecamp sempat dilakukan pada Sabtu dan hingga pukul 22.00 WIB, namun korban belum ditemukan," katanya.

Mendapat laporan tersebut, Kantor SAR Bandung langsung mengirimkan satu tim rescue menuju lokasi untuk melakukan asesmen dan pencarian bersama unsur SAR gabungan. Operasi pencarian melibatkan Kantor SAR Bandung, Brimob, dan Tim Ranger Pasir Kuda, dengan dukungan peralatan mountaineering, alat komunikasi, perlengkapan medis, serta kendaraan rescue.

"Hingga saat ini proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan dengan kondisi cuaca di lokasi dilaporkan berawan," katanya. (isa/fca)

Dirangkum dari Detik.com · oleh https://www.facebook.com/detikcom

Berita terkait