Live|
VIVAVersi JafmoNewsNetral14 Mei 2026 pukul 10.04

Thalita Ramadhani Tantang Ratchanok Intanon di Thailand Open 2026

Tunggal putri Indonesia, Thalita Ramadhani Wiryawan, mengemban tugas berat hari ini, Kamis (14/5/2026),,, pada babak kedua turnamen Thailand Open 2026

Thalita Ramadhani Tantang Ratchanok Intanon di Thailand Open 2026

Tunggal putri Indonesia, Thalita Ramadhani Wiryawan, akan menghadapi ujian berat pada babak kedua Thailand Open 2026 di Bangkok, Kamis (14/5/2026). Ia dijadwalkan bertemu unggulan ketiga sekaligus wakil tuan rumah, Ratchanok Intanon, di Nimibutr Stadium.

Pertemuan ini menjadi duel pertama bagi Thalita melawan pemain berpengalaman yang pernah meraih gelar juara dunia 2013. Situasi tersebut membuat Thalita menyadari tantangan yang menantinya tidak ringan, terlebih Intanon tampil di hadapan pendukung sendiri dan memiliki reputasi kuat di level dunia. Thalita menegaskan bahwa ia perlu bermain lebih maksimal, mengurangi kesalahan sendiri, dan tampil lebih aman agar bisa memberi perlawanan sepadan.

Thalita melaju ke babak kedua setelah melewati laga sengit kontra wakil India, Isharani Baruah, pada pertandingan sebelumnya. Dalam duel itu, ia sempat tertinggal setelah kalah pada gim pertama, namun mampu membalikkan keadaan dengan menunjukkan daya juang dan ketenangan yang baik. Hasil tersebut menjadi modal penting saat menghadapi lawan yang jauh lebih berpengalaman.

Sebagai satu-satunya wakil Indonesia yang masih tersisa di sektor tunggal putri pada turnamen ini, Thalita kini memikul harapan untuk menjaga peluang Indonesia di Thailand Open 2026. Fokusnya adalah tampil disiplin, meminimalkan error, dan memanfaatkan setiap kesempatan untuk mengimbangi permainan Ratchanok. Dukungan pecinta bulu tangkis Indonesia pun tertuju kepadanya dalam laga yang berpotensi menjadi penentu langkah berikutnya.

Sudut pandang lain

Dari sisi persaingan, laga ini memperlihatkan tantangan besar pemain muda Indonesia saat berhadapan dengan tunggal putri elite Asia yang lebih matang secara pengalaman dan konsistensi. Menghadapi pemain unggulan di kandang lawan juga sering menuntut kesiapan mental yang sama kuatnya dengan kemampuan teknis.

Bagi Indonesia, keberadaan Thalita sebagai satu-satunya wakil tersisa di tunggal putri menambah bobot pertandingan ini. Hasil laga tidak hanya berpengaruh pada kelanjutan langkah pribadi, tetapi juga menjadi gambaran perkembangan regenerasi di sektor tunggal putri nasional pada ajang level Super 500.

Lihat versi asli dari sumber

Bangkok, VIVA – Tunggal putri Indonesia, Thalita Ramadhani Wiryawan , mengemban tugas berat hari ini, Kamis (14/5/2026), pada babak kedua turnamen BWF World Tour Super 500 Thailand Open 2026 . Thalita dijadwalkan menantang unggulan ketiga sekaligus bintang tuan rumah, Ratchanok Intanon , di Nimibutr Stadium, Bangkok.

Ujian Mental Hadapi Sang Juara Dunia

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laga hari ini akan menjadi pertemuan perdana bagi Thalita melawan pemain berpengalaman yang merupakan juara dunia 2013 tersebut. Sebagai satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa di sektor tunggal putri pada turnamen ini, Thalita menyadari bahwa pertandingan tersebut tidak akan berjalan mudah.

"Besok (hari ini) lawan Intanon pasti tidak mudah, jadi saya mau lebih maksimal, tidak banyak mati sendiri dan lebih safe," ujar Thalita dalam keterangan resminya melalui PP PBSI.

Perjalanan Menuju Babak Kedua

Thalita berhasil mengamankan tiket babak kedua setelah melalui perjuangan sengit melawan wakil India, Isharani Baruah, di babak sebelumnya. Sempat kehilangan gim pertama, Thalita menunjukkan mentalitas yang kuat untuk membalikkan keadaan:

Fokus Utama: Kurangi Kesalahan Sendiri

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menghadapi Ratchanok di hadapan publik Thailand, Thalita bertekad untuk tampil lebih disiplin. Ia mengevaluasi penampilannya di babak pertama dan berusaha untuk tidak banyak melakukan kesalahan sendiri agar bisa mengimbangi permainan kelas dunia dari Intanon.

Dukungan pecinta bulu tangkis tanah air kini tertuju pada Thalita sebagai tumpuan terakhir di sektor tunggal putri demi menjaga asa Indonesia di Thailand Open 2026.

Dirangkum dari VIVA · oleh Luzman Rifqi Karami

Berita terkait