MRT Bundaran HI-Kota Tua Ditargetkan Beroperasi Penuh pada 2029
MRT Jakarta rute Bundaran HI-Kota Tua ditargetkan beroperasi penuh pada 2029. Berikut daftar 7 stasiun bawah tanah barunya.
/data/photo/2026/01/23/69734e92966f9.jpeg)
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan pembangunan MRT Jakarta Fase 2A rute Bundaran HI hingga Kota Tua selesai dan beroperasi penuh pada akhir 2029. Jalur ini menjadi bagian penting dari konektivitas MRT Utara-Selatan yang akan menyambungkan kawasan Lebak Bulus hingga Kota sepanjang 22,2 kilometer.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan pengoperasian proyek ini akan dilakukan secara bertahap. Ruas Bundaran HI sampai Harmoni ditargetkan mulai melayani penumpang lebih dulu pada akhir 2027, sementara pengerjaan akan diteruskan menuju kawasan Kota Tua hingga rampung pada akhir 2029. Pernyataan itu disampaikan Pramono di Balai Kota Jakarta, Selasa (12/5/2026), usai mendampingi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka meninjau pembangunan MRT Fase 2A di kawasan Sawah Besar, Harmoni, dan Duta Merlin.
Menurut Pramono, jika seluruh tahapan proyek selesai, maka jalur utama MRT Utara-Selatan akan tersambung penuh dari selatan ke utara Jakarta. Ia menyebut target tersebut akan menjadikan lintasan utama sepanjang 22,2 kilometer itu beroperasi secara keseluruhan pada 2029.
MRT Jakarta Fase 2A nantinya akan menambah tujuh stasiun bawah tanah baru. Jika digabung dengan fase pertama yang sudah beroperasi, total jaringan MRT dari Lebak Bulus hingga Kota akan memiliki 20 stasiun. Pramono juga menyampaikan bahwa progres pembangunan fase 2A saat ini telah mencapai 59,7 persen.
Selain proyek Utara-Selatan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga terus mendorong pembangunan MRT Timur-Barat. Saat ini proyek tersebut masih berada pada tahap pembebasan lahan, penetapan trase, dan penentuan titik pembangunan. Pramono berharap segmen pertama jalur Timur-Barat bisa mulai digunakan masyarakat pada 2030 jika seluruh proses berjalan lancar.
Sudut pandang lain
Target penyelesaian MRT Fase 2A menunjukkan bahwa perluasan transportasi publik Jakarta masih menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Jika jadwal tercapai, integrasi jaringan dari selatan ke utara dapat mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi dan memperkuat mobilitas antarkawasan.
Di sisi lain, keberhasilan proyek ini sangat bergantung pada kelancaran konstruksi bawah tanah, koordinasi antarinstansi, serta penyelesaian tahap lanjutan pada rute Timur-Barat. Dengan progres yang sudah mendekati 60 persen, perhatian publik kemungkinan akan tertuju pada ketepatan waktu penyelesaian dan dampaknya terhadap akses warga di pusat kota.
Lihat versi asli dari sumber
JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan proyek MRT Jakarta Fase 2A rute Bundaran HI-Kota Tua rampung dan beroperasi penuh pada akhir 2029.
Jalur ini akan melengkapi konektivitas utama MRT Utara-Selatan dari Lebak Bulus hingga Kota sepanjang 22,2 kilometer.
Pramono mengatakan, operasional MRT Fase 2A akan dilakukan bertahap. Jalur Bundaran HI-Harmoni ditargetkan mulai beroperasi lebih dulu pada akhir 2027, sebelum pembangunan dilanjutkan hingga kawasan Kota Tua.
“Operasi sampai dengan Harmoni akan dilakukan paling lama akhir 2027. Sedangkan sampai dengan Kota, atau yang kita sebut dengan Kota Tua, direncanakan 2029 akhir,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Selasa (12/5/2026).
Pernyataan itu disampaikan usai Pramono mendampingi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka meninjau pembangunan MRT Fase 2A di kawasan Sawah Besar, Harmoni, hingga Duta Merlin.
Menurut Pramono, jika seluruh proyek selesai, maka jalur utama MRT Utara-Selatan akan tersambung penuh dari selatan hingga utara Jakarta.
“Maka dengan demikian kalau ini sudah selesai ruas utama dari Utara-Selatan sepanjang 22,2 kilometer selesai secara keseluruhan di tahun 2029,” kata dia.
Adapun MRT Jakarta Fase 2A akan memiliki tujuh stasiun bawah tanah baru, yakni:
Jika digabungkan dengan jalur MRT fase pertama yang sudah beroperasi, maka total akan ada 20 stasiun MRT dari Lebak Bulus hingga Kota.
Dalam kesempatan itu, Pramono juga mengungkapkan progres pembangunan MRT Fase 2A saat ini telah mencapai 59,7 persen.
“Secara keseluruhan progresnya sekarang ini sudah 59,7 persen,” ucap dia.
Selain proyek MRT Utara-Selatan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga tengah melanjutkan proyek MRT Timur-Barat.
Saat ini, proyek tersebut masih berada dalam tahap pembebasan lahan, penetapan trase, dan penentuan titik pembangunan.
“Pemerintah DKI Jakarta sekarang ini sedang melanjutkan progres untuk MRT Timur-Barat. Di beberapa segmen sedang pembebasan lahan, penetapan trase, penentuan titik-titik dan sebagainya,” tutur Pramono.
Ia berharap segmen pertama MRT Timur-Barat bisa mulai digunakan masyarakat pada 2030.
“Mudah-mudahan kalau ini berjalan lancar segmen pertama mudah-mudahan di tahun 2030 bisa kita nikmati untuk Barat-Timur,” kata Pramono.
(Reporter: Ruby Rachmadina)
Berita terkait

Pramono Targetkan MRT Fase 2A Harmoni Beroperasi 2027
Pramono mengungkap pengembangan MRT lintas Timur-Barat yang kini berada pada tahap pembebasan lahan, penetapan trase, serta penentuan lokasi stasiun.

Gibran Tinjau MRT Jakarta, HI-Monas Ditargetkan Beroperasi 2027
Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka meninjau progres pembangunan MRT Jakarta fase 2A CP202 di Stasiun Harmoni, Jakarta Pusat, Selasa 12 5 2026 . Dalam kunjungan tersebut, Gibran didampingi Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Gubernur Jakarta Pramono Anung, serta Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tuhiyat.

Gibran Tinjau Pembangunan MRT Fase 2A di Jakarta
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka meninjau proyek pembangunan mass rapid transit MRT fase 2A yang menghubungkan Bundaran Hotel Indonesia HI -Monas pada Selasa 12 5 2026 .
Gibran Apresiasi 3.800 Pekerja MRT Fase 2A
Wapres Gibran Rakabuming Raka mengapresiasi kinerja 3.800 pekerja proyek MRT Fase 2A line Utara Selatan yang telah bekerja dari pagi, siang, hingga malam.

Gibran Tinjau MRT Fase 2A, Target Operasi 2027
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau progres pembangunan stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Fase 2A Harmoni-Sawah Besar, Jakarta, Selasa, untuk ...

WNA Dijambret di Bundaran HI, Polisi Kejar Pelaku
Video viral menunjukkan seorang WNA dijambret di Bundaran HI, Jakarta. Polisi sedang mengejar pelaku dan mengimbau masyarakat untuk lebih waspada.